Kerjasama Penelitian antara PT Lautan Otsuka Chemical dan FTI ITB: Desain Teknologi Pengolahan Limbah Cair untuk Menurunkan Nilai Total Amoniak sampai dibawah 10 ppm

Laporan Kegiatan/Proyek /Penelitian 2018

Kerjasama Penelitian antara PT Lautan Otsuka Chemical dan FTI ITB: Desain Teknologi Pengolahan Limbah Cair untuk Menurunkan Nilai Total Amoniak sampai dibawah 10 ppm

  1. Nama Kegiatan/Proyek/Penelitian:
    • Kerjasama Penelitian antara PT Lautan Otsuka Chemical dan FTI ITB: Desain Teknologi Pengolahan Limbah Cair untuk Menurunkan Nilai Total Amoniak sampai dibawah 10 ppm.
  2. Perioda Kegiatan/Proyek/Penelitian:
    • 27 April 2018 – 26 Oktober 2018
  3. Mitra Kerjasama:
    • PT Lautan Otsuka Chemical
  4. Anggota Kegiatan/Proyek/Penelitian:
    • Tjandra Setiadi,
    • Vita Wonoputri
    • Kevin Yonathan, ST, MSc
  5. Sumber Dana:
    • PT Lautan Otsuka Chemical
    • Total Dana: Rp. 180.000.000
  6. Ringkasan Kegiatan/Proyek/Penelitian
    • Ringkasan
      • PT Lautan Otsuka Chemical (LOC) merupakan pabrik ‘blowing agent’ pertama di Indonesia yang berdiri pada 17 Juli 1989. Jenis blowing agent yang di produksi PT LOC adalah azodicarbonamide. Pada awal berdirinya PT LOC memiliki kapasitas produksi 3.000 ton/tahun, namun seiring dengan berjalannya waktu kapasitas produksi bertambah hingga 18.000 ton/tahun pada tahun 2015 (terdiri dari produk azodicarbonamide dan inorganic blowing agent). Berdasarkan peraturan lama (KepMenLH no. 51 tahun 1995), parameter yang perlu dijaga pada pembuangan air limbah pabrik PT. LOC adalah kandungan amonia bebas (5 mg/L). Mengacu pada peraturan tersebut, sistem pengolahan air limbah PT LOC dapat mencapai baku mutu tersebut. Namun, sejak tahun 2014, terjadi perubahan peraturan dari Kementerian Lingkungan Hidup yang tertuang pada Peraturan Kementerian Lingkungan Hidup no. 5 tahun 2014, yaitu mengubah parameter amonia menjadi total amonia (sebagai N) yang dibatasi maksimum 10 mg/L. Perubahan parameter tersebut mengakibatkan sistem yang dimiliki PT LOC saat ini tidak mampu mencapai baku mutu untuk parameter amonia.
      • Pada KepMen LH SK.289/MenLHK/SekJen/PKL.1/6/2017 tentang perpanjangan izin limbah ke laut atas nama PT LOC yang menyatakan bahwa baku mutu yang berlaku sebelumnya (sesuai dengan KepMenLH no 51 tahun 1995), yaitu amonia dinyatakan sebagai amonia (bebas) dengan batasan 5 mg/L. Izin tersebut berlaku selama 5 tahun sejak tanggal 12 Februari 2016. Pada amar KETUJUH bagian h pada KepMen di atas disebutkan bahwa PT LOC wajib melakukan kajian pengelolaan air limbah untuk menurunkan kadar COD dan amonia total di outlet.
      • Berdasarkan amar tersebut, PT LOC telah melakukan kajian bersama-sama dengan Fakultas Teknologi Industri (FTI) dan Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH), Institut Teknologi Bandung (ITB). Laporan hasil kajian menyatakan bahwa tidak memungkinkan pencapaian parameter amonia-N sebesar 10 mg/L pada air limbah PT LOC. Laporan tersebut telah disampaikan ke Direktur Pengendalian Pencemaran Air, KLHK pada tanggal 17 Juli 2018. Disamping itu, PT LOC mengusulkan untuk dilaksanakan kajian secara keteknikan dan keekonomian terhadap air limbah sebagai dasar ilmiah untuk menentukan baku mutu air limbah industri sejenis.
      • Direktorat Pengendalian Pencemaran Air KLHK membalas surat tersebut, pada tanggal 4 Oktober 2018 yang berisikan bahwa KLHK menyetujui untuk dilaksanakannya kajian baku mutu air limbah spesifik. Pelaksanaan kajian tersebut disetujui untuk dilaksanakan bersama Asosiasi Industri Kimia Khusus Indonesia (AIKKI). Pada saat ini, kajian tersebut sedang dilaksanakan oleh PT LOC dan AIKKI bersama sama dengan FTI dan PSLH ITB.
    • Tanggal tanggal penting:
      • Proyek ini dimulai bulan April 2018 dan direncanakan untuk selesai di akhir Oktober 2018. Namun secara teknis proyek ini masih berjalan dan belum diakhiri.
    • Rencana ke depan:
      • Penyusunan dokumen usulan Baku Mutu Air Limbah ke KLHK.

 

  1. Foto foto yang berkaitan dengan Kegiatan/Proyek/Penelitian
Penandatanganan MoU antara PT LOC – FTI ITB
Penandatanganan MoU antara PT LOC – FTI ITB

 

Progress Meeting di PSLH ITB
Progress Meeting di PSLH ITB

 

Rapat dengan pihak KLHK
Rapat dengan pihak KLHK